Kembangkan Wisata Petik Buah Srikaya, Pemdes Kotakan Perkuat Ekonomi Kreatif

Home / Berita / Kembangkan Wisata Petik Buah Srikaya, Pemdes Kotakan Perkuat Ekonomi Kreatif
Kembangkan Wisata Petik Buah Srikaya, Pemdes Kotakan Perkuat Ekonomi Kreatif Salah satu pedagang Srikaya di di Desa Kotakan, kecamatan Situbondo (FOTO: Dok.TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, SITUBONDO – Seiring dengan Situbondo menuju Visit Wisata 2019, banyak desa yang berlomba untuk menciptakan destinasi wisata, tidak terkecuali Desa Kotakan.

Desa ini merupakan satu satunya desa yang memiliki potensi buah Srikaya yang melimpah di Kota Santri Bumi Shalawat Nariyah ini. Desa ini diharapkan menjadi salah satu tujuan wisatawan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Desa dan PLD Desa Kotakan Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo Jawa Timur melakukan langkah nyata dengan memperkuat ekonomi kreatif melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kotakan yang saat ini sudah konsentrasi dalam pengembangan wisata petik buah Srikaya, Selasa (23/1/2018).

 

Wisata-Petik-Buah-Srikaya.jpgKunjungan Pendamping Ahli PA, Johantono dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Sofyan Hadi ke Desa Kotakan Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo, Selasa (23/1/2018) (Foto : Uday/TIMES-Indonesia)

Kepala Urusan Pemerintahan Desa Kotakan Anas Wijaya menyebutkan, bahwa Pemerintah Desa Kotakan sudah menyiapkan 2 hektar untuk area wisata petik buah srikaya, ia menjelaskan satu hektar Srikaya sudah ditanam dan satu hektar nanti disiapkan untuk ditanami.

“Saat ini, warga yang mempunyai lahan buah Srikaya diajak untuk bekerjasama dengan BUMDes untuk meningkatkan penghasilannya, upaya kita ke depan ada lapak khusus menjual Srikaya dalam satu lokasi, “ ujar mantan aktivis PMII Situbondo tersebut.

Sementara itu, Sofyan Hadi, pendamping lokal Desa Kotakan terus memberikan dorongan terhadap Pemdes Kotakan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki desa tersebut. Menurutnya, sebagai langkah awal adalah penguatan ekonomi kreatif melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Desa Kotakan adalah merupakan desa yang mempunyai prospek dimasa mendatang, hal ini bukan serta merta tanggung jawab pemerintah desa, namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat. Karena bisa jadi tanpa berbagai masukan dari masyarakat, [rogram ini putus di tengah jalan,” tambahnya.

Ia berharap wisata petik buah srikaya ini menjadi program unggulan yang berkelanjutan, melalui program ini juga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com