Razia Obat PCC, Eh.. Malah Temukan Jamu Ilegal

Home / Berita / Razia Obat PCC, Eh.. Malah Temukan Jamu Ilegal
Razia Obat PCC, Eh.. Malah Temukan Jamu Ilegal Petugas gabungan saat melakukan razia di sejumlah apotik di Kecamatan Sukodadi dan Babat, Senin (18/9/2017). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, LAMONGAN – Maraknya pemberitaan keracunan obat PCC (paracetamol, kafein, karisoprodol), petugas gabungan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar razia obat yang sudah dilarang beredar tersebut.

Petugas gabungan yang terdiri dari Kesbangpol Linmas, Kesatuan Reskoba Lamongan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dilakukan di Kecamatan Sukodadi dan Babat dengan menyasar 5 apotik di 2 kecamatan itu.

"Ini adalah tindakan antisipasi," kata Kasi Kefarmasian Dinkes Lamongan, Agung Satriyo Utomo kepada wartawan di sela-sela razia, Senin (17/9/2017).

Agung mengatakan, razia obat PCC ini dilakukan karena Lamongan tak ingin kecolongan dengan kejadian keracunan seperti di daerah lainnya.

apotik75qVQ.jpg

“Untuk sementara tidak ditemukan PCC. Obat PCC itu sudah ditarik peredaran sejak 2013 lalu,” ujarnya.

Meskipun tidak menemukan adanya obat PCC, namun aparat gabungan justru menemukan jamu yang sudah dilarang beredar namun masih diperjualbelikan. Pihaknya pun menyita jamu tersebut.

“Petugas gabungan menemukan jamu yang sudah ditarik oleh BPPOM tapi tetap saja dijual," ucap Agung.

Meski hanya menemukan jamu yang dilarang edar, Agung berjanji, dia akan terus menggelar razia serupa. "Razia semacam ini akan kami gelar terus," tuturnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com