MTs NU Pakis di Kabupaten Malang Andalkan Program TASK Untuk Tingkatkan Prestasi Siswa

Home / Pendidikan / MTs NU Pakis di Kabupaten Malang Andalkan Program TASK Untuk Tingkatkan Prestasi Siswa
MTs NU Pakis di Kabupaten Malang Andalkan Program TASK Untuk Tingkatkan Prestasi Siswa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MTs NU Pakis yang menggunakan sistem Moving Class disukai oleh peserta didik. (Foto: Binar Gumilang / TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, MALANGMTs NU Pakis di Kabupaten Malang miliki program unik dalam memacu prestasi siswa-siswinya. Madrasah di bawah naungan LP Ma'arif ini menerapkan program TASK yang merupakan kepanjangan dari Talent, Attitude, Skill dan Knowlage.

“Metode pembelajaran yang disampaikan di madrasah kami tidak hanya menyampaikan materi saja. Melainkan guru mencontohkan serta mempraktekkan langsung kepada siswa-siswi,” ujar Waka Kurikulum MTs NU Pakis Tri Agung Prasojo kepada TIMES Indonesia, Senin (14/1/2019).

Dia menjelaskan, apabila guru memberikan contoh langsung, maka akan ditiru oleh siswa-siswi. “Selain itu, kalau ada siswa yang nakal maupun ramai, guru di sini tidak memarahinya. Melainkan hanya memberi peringatan dengan lemah lembut,” kata dia.

Menurutnya, sistem pembelajaran juga disetting sekreatif mungkin. Yakni menggunakan sistem moving class sesuai dengan mata pelajarannya masing-masing.

“Kalau pelajarannya matematika, maka masuk ke kelas matematika. Itu lebih memudahkan penyampaian materi yang dilakukan guru kepada siswa,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, masing-masing siswa juga memiliki buku akademik sendiri. Mereka mencatat hasil pelajaran termasuk hasil ujian di buku akademik tersebut. Kemudian, mereka mempresentasikannya kepada orangtuanya masing-masing.

“Jadi, hasil penilaiannya tidak ada yang dimanipulasi. Semuanya tercatat dengan baik dan dapat dilihat langsung oleh orang tua,” katanya.

Sedangkan keunikan lainnya dari sekolah ini kata dia, untuk para siswa disediakan makanan langsung dari sekolah. Sehingga, gizi serta kesehatan makanan tersebut terjamin.

“Daripada anak-anak harus jajan di luar, maka kami sediakan makanan yang dipastikan bergizi. Selain itu, makan bersama di sekolah sebagai bentuk keguyuban dan meningkatkan rasa kebersamaan,” pungkas Waka Kurikulum MTs NU Pakis ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com