Mahasiswa DKV STIKI Malang Pamerkan Karya Tugas Akhir

Home / Pendidikan / Mahasiswa DKV STIKI Malang Pamerkan Karya Tugas Akhir
Mahasiswa DKV STIKI Malang Pamerkan Karya Tugas Akhir Para pengunjung yang melihat karya Mahasiswa DKV STIKI Malang, Kamis (15/1/2020). (foto: Benaya Ryamizard Harobu/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, MALANG – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia (STIKI Malang), menggelar pameran karya mahasiswa DKV. Pameran sebagai tugas akhir ini digelar sejak Kamis (15/10/2020) di kampus STIKI Malang, Jawa Timur.

Galeri pameran dibagi menjadi tiga ruangan dengan setiap ruang menampilkan masing-masing karya mahasiswa sesuai tema besarnya, seperti branding desa dan perusahaan, tipografi, serta poster-poster yang menjadi dasar dari desain komunikasi visual.

DKV-STIKI-2.jpg

Pameran yang telah menarik lebih 250 pengunjung tersebut akan digelar selama tiga hari, dengan mengangkat tema "Critical of Two (UN) Polluted".  

"Jadi polluted dan unpolluted. Jadi kayak di sini tuh ada dua area polluted dan unpolluted, tapi di sini polusinya tentang polusi komunikasi," kata ketua pelaksana kegiatan, Pujo Adi Prastyo.

Koordinator kegiatan pameran, Rahmat Kurniawan, S.Pd., M.Pd, mengatakan pameran tersebut mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya terutama dari jumlah pengunjung.

"Biasanya kalau dulu itu rata-rata hanya lingkup internal STIKI saja, kalau sekarang kita sudah mulai, banyak pengunjung dari luar seperti anak-anak SMK dan dari kampus-kampus luar juga yang kemudian juga berkunjung ke sini dan alhamdulillah dapat apresiasi positif dari luar," katanya.

Tak hanya pameran. Namun sejak hari pertama, kegiatan tersebut juga diisi workshop dan kemudian dilanjutkan dengan talk show pada hari berikutnya hingga berakhir pada Jumat (16/01/2020).

DKV-STIKI-3.jpg

"Kedepannya untuk acara ini lebih besar lagi, lebih dikenal lagi oleh masyarakat. Mungkin nanti kita bisa kolaborasi dengan kampus lain, dengan pelaku industri ataupun dari instansi pemerintahan," imbuh Rahmat.

Karya-karya yang ditampilkan lebih didominasi oleh printilan-printilan atau komponen yang mem-branding produk dari desa atau suatu perusahaan, seperti kopi yang diproduksi oleh Desa Amadanom yang kemudian dibuat dalam bentuk audio-visual oleh mahasiswa DKV untuk memperkenalkan kopi tersebut.

Pameran tersebut masih bisa dikunjungi secara gratis dan pengunjung bisa membaca pesan simbolik dari berbagai karya mahasiswa DKV STIKI Malang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com