Jadi Pengantin Baru di Wabah Covid-19, Tunda Sejenak Kehamilan

Home / Gaya Hidup / Jadi Pengantin Baru di Wabah Covid-19, Tunda Sejenak Kehamilan
Jadi Pengantin Baru di Wabah Covid-19, Tunda Sejenak Kehamilan Ilusttrasi - Menunda kehamilan (FOTO: parenting)

TIMESMALANG, JAKARTA – Banyaknya pengantin baru di masa merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 cukup meresahkan. Selain karena nekat menggelar resepsi, beberapa yang lain tidak paham edukasi seks di antara keadaan genting ini. Salah satunya adalah anjuran untuk menunda kehamilan.

Spesialis andrologi, dr. Dicky Faisal sp.And menyarankan agar pengantin baru menunda sebentar kehamilan. Sebab, di tengah wabah Covid-19 kesehatan sangat rawan terganggu. Terlebih, corona merupakan virus baru yang belum banyak diketahui informasi lebihnya.

"Sebenarnya ini belum ada panduannya, karena pemerintah sibuk memandu cuci tangan yang bersih. Padahal di situasi ini, orang yang hamil sebenarnya rawan. Maka menurut saya ya sarankan tunda dulu," terangnya.

Bukan tanpa alasan, baik suami maupun istri yang melakukan hubungan seksual saat ini belum tentu bebas virus. Jika terjadi tanpa gejala, dan baik istri maupun suami ternyata sama-sama positif corona, maka bukan tanpa kemungkinan keadaan janin pun harus diwaspadai.

Meski belum ada pengetahuan lanjut apakah corona bisa turun ke janin atau bahkan berakibat ke kehamilan, namun tetap saja kehamilan adalah suatu keadaan yang rawan.

"Memang sekarang belum ada kasus. Tapi harus diantisipasi kan," imbuh Dicky.

Apalagi jika suami atau istri berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Ia menyarankan agar mengurangi dan bahkan mengjentikan dahulu berhubungan seks.

"Karena penularan Covid-19 kan dari mulut dan mata ya. Tidak mungkin suami istri berhubungan tidak menyentuh keduanya. Maka lebih baik ditahan dulu, kita tidak tahu itu tertular atau tidak," rincinya.

Untuk saat ini, lanjut Dicky, pasangan dengan program hamil disarankan fokus dahulu pada pemenuhan kebutuhan nutrisi. Dengan tetap mengonsumsi makanan sehat, seperti buah sayur dan makanan berprotein.

"Intinya pada kondisi yang tidak cukup yakin, kita tidak clear maka sebaiknya ditunda dulu saja. Termasuk program hamil kalau bisa ditunda dulu sampai waktu kondusif," sambungnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com