Kasus Sapi Mati Mendadak di Lamongan Belum Terpecahkan

Home / Ekonomi / Kasus Sapi Mati Mendadak di Lamongan Belum Terpecahkan
Kasus Sapi Mati Mendadak di Lamongan Belum Terpecahkan Sapi yang mati mendadak di Desa Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Minggu (7/4/2019). (FOTO: Istimewa)

TIMESMALANG, LAMONGAN – Penyebab terjadinya sapi mati mendadak di Kabupaten Lamongan dalam beberapa bulan terakhir, hingga saat ini masih belum menemui titik terang.

Bahkan, baru-baru ini, kasus serupa kembali menimpa sapi milik salah satu peternak asal Desa Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Minggu (10/4/2019).

Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan menyebutkan, mulai awal tahun 2019 hingga saat ini tercatat sebanyak 19 ekor sapi yang mati mendadak.

"Itu tersebar di beberapa desa di Kecamatan Tikung, yaitu Desa Soko, Desa Kelorarum dan Desa Wonokromo," kata Sukriyah, Kepala Disnakeswan Lamongan, Rabu (10/4/2019).

Menurut Sukriyah, dari pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap sapi yang mati mendadak, petugas tidak menemukan satupun ciri-ciri yang menjadi penyebab kematian.

Untuk itu, kata Sukriyah, hari ini Disnakeswan Lamongan kembali dilakukan investigasi bersama Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Yogjakarta untuk penajaman penyebab sapi mati mendadak di Lamongan. "Juga sekaligus penambahan pengambilan sampel yang akan diuji laboratorium," tuturnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com