Komisioner KIP Anjurkan Pemerintah Prioritaskan Sektor Pertanian

Home / Ekonomi / Komisioner KIP Anjurkan Pemerintah Prioritaskan Sektor Pertanian
Komisioner KIP Anjurkan Pemerintah Prioritaskan Sektor Pertanian Mentan RI Syahrul Yasin Limpo saat panen Jagung. (Foto: Kementan RI)
Fokus Berita

TIMESMALANG, JAKARTAKomisioner KPI (Komisi Informasi Pusat) Romanus Ndau Lendong mengatakan pemerintah perlu prioritaskan sektor pertanian demi mencegah terjadinya bencana kelaparan akibat pandemi Covid-19, seperti yang diperingatkan oleh FAO awal April yang lalu.

Hal itu disampaikan dalam webinar Keterbukaan Informasi Publik 2020 yang digelar Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian.

"Untuk itu perlu dukungan dana yang mencukupi dari negara terkait ketersediaan pangan. Karena seberapa lama pun PSBB diterapkan, tetapi masyarakat harus bisa makan," ujarnya dalam laman Kementan RI, Kamis (21/5/2020).

Romanus menilai, jika pendanaan Kementan RI tidak mencukupi dalam mengurus pangan bagi masyarakat Indonesia, dikhawatirkan dapat mengganggu produktivitas pertanian sehingga berdampak pada terjadinya krisis pangan.

"Dikhawatirkan setelah terjadinya krisis kesehatan, maka akan berdampak pada krisis sosial. Berbahayanya, jika krisis sosial ini tidak bisa ditangani secara baik yang ada akan menimbulkan krisis lain," terang dia.

Terlebih, lanjut Romanus, petani sebagai garda terdepan dalam menjaga ketersediaan bahan pokok juga akan terganggu dalam meningkatkan dan memproduksi pangan, terutama dimasa pandemi Covid 19.

"Sektor pertanian adalah sektor penting bagi negara. Kalau APD dan alat-alat kesehatan digunakan untuk orang yang terdampak Covid 19, tetapi apabila kekurangan pangan, semua masyarakat juga turut berdampak," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi publik Kementan RI, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa saat ini pemerintah terus aktif membantu komunitas petani yang terdampak dengan berbagai program.

Menurut Kuntoro, saat ini ada agenda sektor pertanian yang bersifat emergencies, jangka menengah dan jangka panjang. Hal ini sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo dalam rangka menangani dampak pandemi covid-19.

Kuntoro menegaskan masyarakat tidak perlu panik dan khawatir soal ketersediaan pangan. "Ini adalah tanggung jawab yang harus dijaga dengan baik, karena sektor pertanian sangat vital akan kepentingan pangan masyarakat serta ekonomi bangsa," kata Kabiro Humas dan Informasi Publik Kementan RI, Kuntoro Boga Andri.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com