Banyak Pengangguran, Startup Ini Ajak Kerja Sambil Rebahan

Home / Ekonomi / Banyak Pengangguran, Startup Ini Ajak Kerja Sambil Rebahan
Banyak Pengangguran, Startup Ini Ajak Kerja Sambil Rebahan CEO & Founder Paruh Waktu, Elga Yulwardian saat Launching Kerjasama & teaser pembukaan awal kerjasama Paruh Waktu dengan Syncore untuk agent paruhwaktu di kantornya, Meravi.id, Nogotirto No.15 B, Area Sawah, Banyuraden, Gamping, Sleman. (FOTO: Istimewa/TI

TIMESMALANG, YOGYAKARTA – Angka pengangguran di Indonesia masih tergolong tinggi se-Asia Tenggara. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 5,01% data penduduk di usia produktif atau sekitar 6,82 juta orang tak bekerja. Berlatar kondisi itu, sekailgus mendukung program pemerintah mengatasi pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM, PT Ivonesia Solusi Data sebagai perusahaan startup menciptakan produk inovasi bernama "Paruh Waktu". Sebuah produk platform yang mengambil semboyan "Kerja Sambil Rebahan".

CEO and Founder Paruh Waktu, Elga Yulwardian menuturkan, segmen yang disasar adalah kaum milenial yang merupakan usia produktif dan memiliki mindset bahwa bekerja dan menghasilkan uang tak harus di kantor. 

"Bahkan menghasilkan uang bisa sambil rebahan hanya dengan gadgetmu,"jelas Elga dalam siaran pers kepada TIMES Indonesia, Selasa (25/2/2020).

Elga menuturkan Paruh Waktu merupakan pengembangan dari produk yang sudah terlebih dahulu diluncurkan oleh Ivosights, yaitu Sociomile.

"Produk ini menggunakan engine Sociomile yang disempurnakan. Bedanya Paruh Waktu menjadi platform yang memberikan kesempatan pada siapa pun yang mempunyai waktu luang menghasilkan pendapatan dengan menjadi Customer Service Agent Profesional, sesuai dengan tagline dari Paruh Waktu yaitu Waktu Luang Bisa Jadi Uang," jelasnya.

Tidak hanya itu saja, kerjasama ini juga bertujuan melatih anak muda, supaya tidak meninggalkan desa untuk bekerja. Bagi ibu rumah tangga diharapkan mampu bekerja sambil mengurus keluarga dan anak bahkan bagi penyandang disabilitas diharapkan dapat terus berkarya.

"Kami melakukan pelatihan selama 2 bulan dan selanjutnya dapat bekerja di rumah. Untuk pendaftaran dilakukan di paruhwaktu.id/syncore," urainya.

Ditambahkannya, para calon pekerja cukup menggunakan gadget pendukung dan semangat untuk berkembang. Dari segi waktu, imbuhnya, dibuat sangat fleksibel agar para agen bisa mengatur waktunya untuk keperluan lain. 

Adapun segmen yang disasar mulai dari kaum milenial hingga ibu rumah tangga yang ingin mengisi waktu luangnya untuk menambah pendapatan.

Sementara itu, Direktur dan Founder Syncore Indonesia, Niza Wibyana Tito mengurai Indonesia masih menjadi peringkat tertinggi kedua dalam jumlah pengangguran di Asia Tenggara. 

Mengutip pernyataan BPS yang menyatakan warga berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja. Adapun untuk menurunkan tingginya angka pengangguran pemerintah mengambil langkah dengan fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di berbagai sektor seperti kesehatan, industri, dan infrastruktur.

"Kami berharap apa yang kami lakukan tidak hanya bisnis semata sebagai tolok ukur, tetapi dapat bermanfaat bagi orang lain," ujar Direktur dan Founder Syncore Indonesia yang menjalin kerjasama dengan perusahaan startup yang menciptakan produk inovasi "Paruh Waktu" dengan semboyan "Kerja Sambil Rebahan", (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com