Tekan Angka Kebutaan, RSSA Malang Gelar Operasi Katarak Gratis

Home / Berita / Tekan Angka Kebutaan, RSSA Malang Gelar Operasi Katarak Gratis
Tekan Angka Kebutaan, RSSA Malang Gelar Operasi Katarak Gratis Operasi katarak gratis di RSSA Malang. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, MALANG – Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. 

Operasi yang digelar Sabtu hari ini  (12/10/2019) dipusatkan di ruang paviliun, RSSA, Kota Malang, Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk menekan tingginya angka kebutaan di Jawa Timur.

RSSA-Malang-Katarak-2.jpg

Kegiatan bakti sosial tersebut digelar untuk memperingati HUT ke 74 Provinsi Jawa Timur, HUT ke 40 RSSA Malang dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55.

Bekerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Cabang Malang Raya, pengobatan katarak gratis ini mendapat apresiasi dan antusisme tinggi dari masyarakat.

Terbukti, sekitar 50 masyarakat datang berbondong-bondong untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di RSSA Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Dr. dr Kohar Hari Santoso Sp.An.,KIC.,KAP mengungkapkan, bertepatan dengan HUT ke 74 Provinsi Jawa Timur, pemerintah bersama masyarakat Jawa Timur merayakan dengan berbagai acara baik seremonial, upacara serta pengabdian masyarakat.

Salah satu kegiatan pengabdian masyarakat adalah operasi katarak massal di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

RSSA-Malang-Katarak-3.jpg

“Ibu Gubernur punya perhatian khusus  terhadap kesehatan. Momen HUT ini juga dalam rangka pemberantasan kebutaan, terutama yang disebabkan katarak,” kata pria yang juga menjabat Plt Direktur RSSA Malang ini.

Sebab itu, sambung Kohar, diselenggarakan operasi besar-besaran untuk menolong penderita katarak secara gratis.

Sebagai informasi, pada Jumat (11/10/2019) kemarin telah diselenggarakan operasi katarak gratis di RSUD dr. Soedono Madiun. Hari ini, Sabtu (12/10/2019) diadakan di dua tempat yaitu RSSA Malang dan RSUD Sampang.

“Dengan operasi katarak dalam jumlah besar secara berkesinambungan, kita berharap angka kebutaan Jawa Timur bisa diturunkan secara signifikan,” ungkap Kohar kepada TIMES Indonesia.

Sementara, Ketua Perdami Cabang Malang Raya dr Safaruddin Refa SpM(KVR) menjelaskan, secara teknis, pihaknya melakukan penanganan dengan cara shift. Ada sekitar 10 spesialis mata yang dikerahkan.

“Intinya ini adalah gerakan gotong royong dari Pemprov Jatim karena angka kebutaan di Jatim cukup tinggi. Dari 15 provinsi yang sudah disurvey, Jatim tertinggi lo. Kebutaan terbesar itu disebabkan katarak,” tegasnya.

“Nanti ada follow-up bagi pasien yang sudah dioperasi. Besok mereka kembali lagi untuk check up hingga H+7 secara rutin kami tangani,” kata panitia operasi katarak gratis dr Hera Dwi Nowita SpM(K) yang juga Bendahara Perdami Malang Raya.

Masyarakat menyambut baik program operasi katarak gratis ini. Mereka merasa terkesan setelah mendapatkan penanganan secara gratis. Selain itu, mereka juga mendapatkan bantuan bingkisan yang berupa sembako dan obat-obatan.

Sarengat misalnya, seorang petani asal Bantur itu mengaku senang mendapatkan pengobatan katarak mata gratis. Sarengat berterima kasih kepada inisiator dan penyelenggara program ini.

“Alhamdulillah. Semoga program ini berlanjut terus terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” ungkap Serengat, usai operasi.

Operasi katarak gratis di RSSA Malang ini berlangsung lancar. Masyarakat datang dari berbagai daerah di Malang Raya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com