Penjajakan Kerja Sama Pertanian JICA - Pemkot Batu Berlanjut

Home / Berita / Penjajakan Kerja Sama Pertanian JICA - Pemkot Batu Berlanjut
Penjajakan Kerja Sama Pertanian JICA - Pemkot Batu Berlanjut Suasana sosialisasi penjajakan kerja sama pertanian Fukushima - Kota Batu di bidang pertanian. (Foto: ist/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, BATU – Penjajakan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang menawarkan kerja sama pertanian kepada Pemkot Batu terus berlanjut.

Pasca kunjungan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko ke Fukushima, Senin (14/1/2019) kembali dilakukan sosialisasi rencana kerjasama pertanian Kota Batu - Fukushima di Ruang Rapat Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko di Lantai 5 Balai Kota Among Tani.

Rapat ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Batu.

Dalam kesempatan ini, Cahyo melihat kerjasama pertanian ini baik, terlebih ditengah permasalahan pertanian yang dialami di Kota Batu.

“Kerjasama pertanian ini baik, sebenarnya hasil pertanian kita baik, potensi alam sudah sangat luar biasa, kekurangannya hanya manajerial. Meski demikian pemerintah harus tetap berhati-hati karena kita bekerjasama dengan luar negeri,” kata Cahyo.

Dalam paparan JICA, kerjasama ini berlangsung selama 10 tahun, namun hingga saat ini belum diketahui lembaga mana yang akan menangani.

Namun, sempat terlontar wacana, program kerjasama ini akan ditangani oleh Batu Wisata Resources (BWR), badan usaha milik daerah yang bergerak dibidang pariwisata.

“Sampai saat ini masih penjajagan, saling mencari bentuk, baiknya seperti apa, polanya bagaimana,” kata Cahyo.

Menurut Cahyo, pertanian di Kota Batu sudah luar biasa, petaninya pun pintar, tinggal manajemennya yang harus dibenahi.

Salah satunya terkait dengan pengendalian harga, agar tidak dipengaruhi tengkulak. Terpenting dalam kerjasama ini ada campur tangan pemerintah dan berhasil guna untuk kesejahteraan petani.

Japan International Cooperation Agency (JICA) menawarkan program ini di era kepemimpinan Wali Kota Batu, Edi Rumpoko pada tahun 2016.

JICA memiliki program mempertemukan Jepang dengan negara lain, termasuk Indonesia yang bertujuan menjalin kolaborasi dengan berbagai bidang. Di Jepang memiliki kota yang sama dengan Kota Batu, yakni Kota Fukushima.

Di kota ini, Jepang juga membudidayakan tanaman apel. Hanya saja apel di Jepang lebih berkualitas dan bisa memenuhi keinginan pasar.

Penjajakan kerja sama pertanian yang ditawarkan JICA kepada Pemkot Batu adalah dalam hal budidaya, pengelolahan hingga pemasaran. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com