Dubes China Sambangi Fahri Hamzah, Ini yang Dibahas

Home / Berita / Dubes China Sambangi Fahri Hamzah, Ini yang Dibahas
Dubes China Sambangi Fahri Hamzah, Ini yang Dibahas Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menerima kunjungan Dubes Republik Rakyat China Xiao Qian di kantornya (Senin, 14/1/19) (FOTO: Yayat R Cipasang/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah membahas isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Uighur dengan Dubes China Xiao Qian di Gedung Nusantara III DPR RI, Senin (14/1/2018). Di mana saja ada pelanggaran HAM, Indonesia tidak bisa tinggal diam.

"Isu pelanggaran HAM ini universal sifatnya. Karena merupakan komitmen dari konstitusi kita bangsa Indonesia, yakni tentang HAM. Jadi, dimana pun ada persoalan HAM, Indonesia tidak bisa tinggal diam," kata Fahri.

Lantaran itulah, lanjut Fahri,  Indonesia mengambil bagian untuk mengajak dan menarik perhatian semua pihak tentang pentingnya memperhatikan apa yang terjadi dengan masyarakat muslim Uighur itu.

"Dan kami menyarankan agar China lebih terbuka menjelaskan masalah yang terjadi sebenarnya dan tidak perlu khawatir," ujarnya.

Indonesia, kata Fahri, mengulurkan tangan untuk bekerjasama agar bisa menjelaskan isu ini secara lebih luas. Bahkan, dirinya meminta kalau pemerintah China mau membuka wisata ke Provinsi Xinjiang itu, harusnya menjadi prioritas supaya isu adanya pelanggaran HAM terhadap muslim Uighur itu dibuka.

"Ini bisa menjadi peluang bagi China, karena mereka juga kan lama-lama perlu membuka basis industri pariwisata. Sebab, setelah ekonomi produksi manufakturnya stagnasi, bisnis pariwisata adalah harapan bagi kontinuitas pembangunan ekonomi mereka," ujar anggota DPR RI dari dapil NTB ini.

Setelah mendengar dari pemerintah China, kata Fahri, DPR juga akan mendengar dari masyarakat dan muslim Uighur sendiri.

"Kalau ada pelanggaran, maka akui itu sebagai pelanggaran, jangan ditutup-tutupi. Karena, negara tidak boleh lagi menghukum, menyiksa tanpa penjelasan yang benar. Dan mereka mau terbuka," katanya.

"Saya jadi kepikiran kalau mungkin ingin membawa tim DPR ke Provinsi Xinjiang itu untuk mengetahui isu-isu yang terjadi dikawasan Uighur," ungkap Fahri Hamzah menjelaskan pertemuannya dengan Dubes China. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com