Soal 'Genderuwo', Budiman Sudjatmiko: Sensasi tapi Punya Akar Esensi

Home / Berita / Soal 'Genderuwo', Budiman Sudjatmiko: Sensasi tapi Punya Akar Esensi
Soal 'Genderuwo', Budiman Sudjatmiko: Sensasi tapi Punya Akar Esensi Aggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Budiman Sudjatmiko, di kawasan Sudirman, Rabu (14/11/2018). (Foto: Rahmi Yati Abrar/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, JAKARTA – Anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Budiman Sudjatmiko mengakui soal kata-kata 'Genderuwo' yang diungkapkan oleh capres nomor urut 01 itu, adalah sebuah sensasi namun memiliki akar esensi.

"Harus kami akui (Genderuwo) itu adalah pilihan kata yang kita akui adalah kata-kata sensasi tapi punya akar esensinya, punya alasannya," kata Budiman saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).

Menurutnya, Genderuwo itu adalah sesuatu yang menakutkan atau menakut-nakuti. "Dan kami melihat, timnya pak Prabowo kuat kampanyenya menebar ketakutan. Misalnya Indonesia bubar 2030, kemudian 99 persen rakyat Indonesia miskin atau apa," tukasnya.

Budiman yang juga Politisi dari PDIP itu menyebut, sensasi itu tidak jadi masalah sejauh tidak melanggar hukum. Kemudian lanjutnya, sensasi itu harus punya esensi dan argumen yang bisa dijelaskan.

Bahkan kata dia, sensasi dalam kampanye politik itu adalah hal yang wajar selama tidak menghilangkan esensi dan tidak menimbulkan perbedaan serta perpecahan.

"Ketika kita mau masuk wilayah isi, esensi, sensasi tidak masalah, sejauh dan selama itu tidak menimbulkan kebencian, permusuhan, dan perpecahan. Jadi sensasi yang menghibur, mengharu biru, drama, oke dalam politik tapi esensial jangan sampai tidak kelihatan," pungkas Budiman Sudjatmiko saat menyoal kata Genderuwo. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com