Tingkat Pengangguran Terbuka Terus Mengalami Penurunan Sejak 2015

Home / Berita / Tingkat Pengangguran Terbuka Terus Mengalami Penurunan Sejak 2015
Tingkat Pengangguran Terbuka Terus Mengalami Penurunan Sejak 2015 Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dalam forum Merdeka Barat 9. (FOTO: Istimewa)

Namun kata Hanif, perluasan kesempatan kerja harus terus dilakukan di perkotaan dan pedesaan. Sebab pertumbuhan industri manufaktur, pariwisata, makanan dan minuman juga berkontribusi terhadap penyerapan lapangan kerja.

"Tren dari semua basis pendidikan, TPT alami penurunan, ini artinya positif. Saya ingin lihat dari sisi ini agar kita optimis dan optimis melihat bangsa ini. Kalau tidak, nanti isinya mengeluh dan komplain, seolah-olah tak ada masa depan," ujarnya. 

Dari tingkat pendidikan, meski TPT pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) selalu paling tinggi kontribusinya, namun sejak tahun 2015 trennya relatif mengalami penurunan. Pada tahun 2015, TPT pendidikan SMK sebesar 12,65 persen, menurun menjadi 11,11 persen pada tahun 2016, dan 11,41 pada 2017. Sementara hingga Agustus 2018 sebesar 11,24 persen.

Diakuinya banyak problem SDM di angkatan kerja termasuk lulusan SMK. Hingga saat ini profil ketenagakerjaan secara keseluruhan di tahun 2018 masih menantang. Dari 131 juta angkatan kerja, 58 persen masih lulusan SD/SMP.

Namun Hanif menegaskan pihaknya telah melakukan terobosan-terobosan antara lain memperbaiki akses dan mutu pendidikan formal utamanya pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Selain itu akses dan mutu vocational training secara massif juga diperbaiki. Langkah massifikasi diperlukan untuk mengatasi tiga problem tenaga kerja yakni kualitas, kuantitas dan persebaran tenaga kerja. "Itu kunci masa depan, akses dan mutu harus diperbaiki, " ujarnya.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com