Perayaan Idul Adha Warga Irak di Tengah Covid-19

Home / Berita / Perayaan Idul Adha Warga Irak di Tengah Covid-19
Perayaan Idul Adha Warga Irak di Tengah Covid-19 Ilustrasi – Warga Irak berbelanja di pasar yang sepi akibat Covid-19. (Foto: AFP/Sabah Arar)

TIMESMALANG, JAKARTAWarga Irak sebelum Covid-19 menyerang umumnya akan merayakan hari raya Idul Adha dengan mengunjungi pemakaman leluhur mereka. Mereka juga akan mengajak anak-anak mereka manaiki kincir ria atau mengunjungi taman bermain.

Namun di tengah pandemi ini, mereka harus menelan pil pahit karena pemerintah setempat menutup pemakaman dan taman bermain untuk umum. Hal ini diupayakan pemerintah guna menekan angka jumlah kematian akibat Covid-19 di negara ini.

Dilansir dari The Jakarta Post virus ini telah menelan korban hampir 4.700 jiwa dan menginfeksi lebih dari 121.000 warga Irak. Virus ini juga mengakibatkan krisis ekonomi berkepanjangan akibat menurunnya permintaan minyak dunia. Diketahui, warga Irak menggantungkan kehidupannya dari pertambangan minyak bumi mereka.

Ahmed Abdel Hussein, seorang pejabat di Basra, sebuah kota pelabuhan di dekat ujung selatan Irak bahkan mengatakan bahwa gaji para pegawai negeri di negara ini harus mengalami penundaan pembayaran. Tak hanya pegawai negeri, sektor swasta pun memperoleh imbas krisis ekonomi ini.

Abu Hassan al-Bazouni, seorang pemilik peternakan mengatakan bahwa harga kambing dan ternak lainnya meroket akibat pembatasan sosial yang mengakibatkan tidak bisa dipasoknya kambing dari luar kota.

Attiya, seorang entrepreneur yang memiliki usaha bisnis toko pakaian di Irak mengungkapkan bahwa usahanya yang biasanya laris di Hari Raya Islam termasuk Idul Adha harus mengalami penurunan penjualan sekitar 95 persen. “Beberapa toko bahkan harus tutup karena sepi dan tak mampu membayar uang sewa,” ucap warga Irak ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com