Sakit Hati, Eko Mencuri Motor Tetangga

Home / Berita / Sakit Hati, Eko Mencuri Motor Tetangga
Sakit Hati, Eko Mencuri Motor Tetangga Eko ditembak polisi karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia) 

TIMESMALANG, BATUSakit hati terhadap ucapan tetangganya, Eko Wahyudi Nurohim alias Max (32), warga Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang ini nekat mencuri motor milik dua tetangganya.

Motif Eko mencuri dua motor Yamaha Vixion  dan dua handphone milik tetangganya, gara-gara dendam. Eko sakit hati dibilang tidak mampu dalam hal perekonomian.

Dendam dengan ucapan itu, Eko pun merencanakan pencurian dua kendaraan bermotor yang dilaksanakan pada waktu dan tempat yang berbeda.

“Saya sakit hati dibilang tidak mampu, meskipun istri kita sama-sama bekerja di luar negeri, tidak ada uang yang nyantol,” kata tersangka Eko jengkel.

Eko-3.jpg

Ia melakukan pencurian saat pemilik rumah sedang menunaikan ibadah shalat tarawih pada hari Selasa 14 Mei tahun 2019 lalu. Saat itu kedua korban melaporkan kehilangan motor ini ke Mapolres Batu dan langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan. 

Hasil penyelidikan menyebutkan ada beberapa saksi mata yang melihat korban membawa motor milik korban. Selain itu, polisi menemukan HP yang dicuri oleh Eko di seorang pembeli berinisial AH. Saat dimintai keterangan, AH mengatakan membeli HP tersebut dari Eko dengan harga normal, karena itu ia tidak menyangka kalau HP yang dibelinya adalah HP curian. 

Eko-4.jpg

“Berdasarkan penyelidikan tersebut, kita kembangkan ke tersangka Eko, kita menemukan beberapa bukti yang semakin mengarah bahwa pelaku pencurian motor ini adalah, tersangka Eko,” kata Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi. 

Sayangnya saat itu, tersangka ternyata sudah mengetahui kalau dicari polisi, hingga akhirnya ia memilih kabur ke luar pulau. Bulan Januari 2020, Polisi menemukan titik terang bahwa tersangka bekerja diPT PKIS Indoraya Kintab Kecamatan Kintab, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Polisi pun melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Eko yang mencuri motor tetangganya karena sakit hati, namun saat itu pelaku sempat mencoba melarikan diri sehingga akhirnya polisi terpaksa harus menembak kedua kaki tersangka. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com