Kian Mudah, Urus Kependudukan di Kabupaten Malang Bisa di Kecamatan

Home / Berita / Kian Mudah, Urus Kependudukan di Kabupaten Malang Bisa di Kecamatan
Kian Mudah, Urus Kependudukan di Kabupaten Malang Bisa di Kecamatan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang, Sri Meicharini dan Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Ferry saat memberikan Bintek E-Adminduk. (FOTO: Binar Gumilang / TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, MALANG – Dispendukcapil Kabupaten Malang dan Diskominfo Kabupaten Malang, berkolaborasi memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengurus dokumen administrasi kependudukan.

Pada tahun 2020 mendatang, Dispendukcapil Kabupaten Malang memiliki target bisa memberikan pelayanan kependudukan di 33 kecamatan dan 12 kelurahan.

Langkah ini terwujud karena Diskominfo Kabupaten Malang siap menyediakan fasilitas berupa aplikasi E-Adminduk, penyediaan jaringan dan pengadaan scanner serta printer.

"Saat ini, baru dua kelurahan dan satu kecamatan yang sudah bisa melayani pengurusan dokumen kependudukan," ujar Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang, Dr Ir Sri Meicharini MM kepada TIMES Indonesia, Rabu (11/12/2019).

Dua kelurahan yang sudah melayani pengurusan dokumen kependudukan yakni Kelurahan Kalirejo dan Kelurahan Lawang. Sedangkan satu kecamatan yakni Kecamatan Lawang.

"Tujuannya supaya masyarakat wilayah Malang utara Khususnya di Lawang, mudah mengurus dokumen kependudukan," urainya.

"Sehingga, tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke Kepanjen," sambung Rini. Menurutnya, berbagai dokumen kependudukan bisa diurus di kantor kecamatan maupun kantor kelurahan.

Mulai dari pembuatan e-KTP, KK, akta kelahiran, pencatatan perkawinan dan berbagai pelayanan kependudukan lainnya bisa didapatkan masyarakat di kantor kecamatan dan kelurahan.

"Mekanismenya, petugas yang ada di kecamatan maupun kelurahan, menerima data dan berkas dokumen kependudukan. Kemudian mengirimkan kepada kami via email," bebernya.

Setelah data diterima, kata Rini, pihaknya akan membuatkan dokumen kependudukan yang diminta sesuai dengan kebutuhan pemohon.

"Setelah dokumen selesai dibuat, kami kirimkan ke kecamatan dan kelurahan menggunakan pos. Oleh kecamatan dan kelurahan, diserahkan kepada pemohon," ungkapnya.

Sedangkan yang menjadi kendala untuk memberlakukan pengurusan dokumen kependudukan di kecamatan maupun kelurahan adalah minimnya peralatan.

"Sudah kami ajukan kepada dewan untuk pengadaan peralatan pengurusan dokumen kependudukan seperti alat perekam e-KTP. Tentunya saya berharap bisa terealisasi," katanya.

Apabila pelayanan administrasi kependudukan bisa diterapkan di seluruh kecamatan serta kelurahan, Rini meyakini hal ini akan mengurangi penumpukan antrian pemohon yang ada di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com