Indikator
  • Undercontruction

Kemendikbud: Film Indonesia, Tontonan dan Tuntunan

Home / Peristiwa / Kemendikbud: Film Indonesia, Tontonan dan Tuntunan
Kemendikbud: Film Indonesia, Tontonan dan Tuntunan Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi, memberi pengarahan pada pembukaan rakor pengembangan perfilman, Selasa (13/2/2018) malam di P4TK PKn dan IPS, Kota Batu, Jawa Timur. (FOTO: Ferry/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, BATU – Film Indonesia bukan sekadar tontonan, namun menjadi tuntunan bagi masyarakat. Harapan itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Didik Suhardi pada rapat koordinasi (rakor) pengembangan perfilman nasional di Kota Batu, Jawa Timur.

Dia menyambut baik upaya mengumpulkan berbagai kalangan pendidikan di pusat dan daerah untuk membahas kemajuan perfilman di Indonesia.

Perfilman yang kini kembali di bawah naungan Kemendikbud, kata dia, harus dimanfaatkan dengan baik sebagai wujud tugas dan tanggung jawab.

Menurutnya, perfilman nasional menunjukkan hasil menggembirakan. Dari sisi kuantitas, makin banyak film Indonesia yang dihasilkan. Artinya, semakin banyak pilihan bagi masyarakat untuk menyaksikan film nasional. Pun secara kualitas, menunjukkan peningkatan.

Kendati demikian, film yang berkualitas tidak selalu berbanding lurus dengan jumlah penonton.

"Di dunia perfilman, ini tantangan besar. Film yang berkualitas belum menjamin banyaknya penonton," ucapnya.

Oleh karenanya, perlu ada diskusi dan sinskronisasi, agar ke depan, perfilman nasional menjadi tuan di negeri sendiri. 

"Rakor ini bukan hanya menghasilkan rekomendasi, tapi ada langkah kongkret dan jelas untuk kemajuan perfilman Indonesia," tegasnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com